JAKARTA, GEMARNESIA.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026) sore. Langkah tegas ini diambil sebagai bagian dari pembersihan total manajemen BGN guna menjaga integritas dan transparansi jalannya program prioritas nasional, Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pelantikan tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Presiden Nomor 18/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala BGN serta Pemberhentian Wakil Kepala BPKP. Nanik S Deyang resmi mengambil alih tongkat estafet kepemimpinan menggantikan Dadan Hindayana yang dinonaktifkan akibat terjerat kasus hukum terkait dugaan korupsi tata kelola logistik.

Tidak hanya menyasar pucuk pimpinan, Presiden Prabowo juga merombak total jajaran deputi dengan melantik dua figur baru sebagai Wakil Kepala BGN, yakni Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono. Keduanya diplot menggantikan Lodewyk Pusung dan Sonny Sonjaya yang turut tersangkut dalam perkara yang sama.

Komitmen Sumpah Jabatan dan Pengetatan SOP

Dalam prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Istana Negara, Presiden Prabowo memimpin langsung pembacaan sumpah jabatan yang diikuti secara serempak oleh para pimpinan baru BGN.

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Nanik beserta jajaran wakilnya di hadapan Presiden.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa penunjukan Nanik S Deyang didasarkan pada rekam jejaknya yang dikenal sangat ketat, tegas, dan berdisiplin tinggi dalam manajemen operasional. Sebagai figur yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN, Nanik dinilai telah memahami seluk-beluk institusi secara menyeluruh sehingga mampu menegakkan Standar Operasional Prosedur (SOP) demi menjamin kualitas asupan gizi yang disajikan kepada masyarakat.

Audit Super Ketat dan Sinergi Lintas Sektor

Guna menutup celah penyimpangan anggaran di masa mendatang, komposisi baru pimpinan BGN sengaja mengombinasikan keahlian audit keuangan dan penguatan logistik makro:

  1. Agustina Arumsari (Wakil Kepala BGN I): Memiliki pengalaman lebih dari 34 tahun di bidang pengawasan keuangan dan sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BPKP. Ia diberi mandat khusus oleh Presiden untuk menerapkan sistem pengawasan dan audit internal berskala super ketat.
  2. Mayjen TNI Trenggono (Wakil Kepala BGN II): Berlatar belakang strategis militer dan ketahanan pangan nasional (mantan Wakil Direktur Utama PT Agrinas), ditugaskan untuk memperkuat rantai pasok dan distribusi logistik pangan agar merata ke seluruh pelosok tanah air. Saat pelantikan, proses pengunduran dirinya dari dinas militer aktif sedang diselesaikan sesuai regulasi.

Melalui perombakan kepemimpinan nasional ini, redaksi gemarnesia.com mencatat harapan besar masyarakat agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat berjalan kembali dengan performa optimal, bersih dari praktik maladministrasi, akuntabel, serta tepat sasaran bagi anak-anak dan ibu hamil di seluruh pelosok Indonesia. (Red/Gemarnesia)

By Redaksi Gemarnesia.com

Citizen Digital Media yang menghadirkan cerita warga, informasi, dan berbagai peristiwa dari daerah hingga dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *